Bilangan hexadesimal merupakan salah satu sistem bilangan yang banyak digunakan dalam ilmu komputer, terutama dalam pemrograman, representasi alamat memori, warna HTML, serta sistem digital.
Sistem bilangan hexadesimal menggunakan basis 16 dengan simbol:
| Desimal | Hexadesimal |
|---|---|
| 0 | 0 |
| 1 | 1 |
| 2 | 2 |
| 3 | 3 |
| 4 | 4 |
| 5 | 5 |
| 6 | 6 |
| 7 | 7 |
| 8 | 8 |
| 9 | 9 |
| 10 | A |
| 11 | B |
| 12 | C |
| 13 | D |
| 14 | E |
| 15 | F |
Jadi, setelah angka 9 pada sistem hexadesimal dilanjutkan dengan A, B, C, D, E, dan F.
Contohnya:
- A = 10 desimal
- B = 11 desimal
- C = 12 desimal
- D = 13 desimal
- E = 14 desimal
- F = 15 desimal
1. Penjumlahan Bilangan Hexadesimal
Penjumlahan hexadesimal sebenarnya mirip dengan penjumlahan desimal. Perbedaannya adalah hexadesimal menggunakan basis 16.
Jika hasil penjumlahan lebih besar dari F, maka kita melakukan carry ke digit berikutnya.
Contoh 1: 5 + 3
5
+ 3
---
8
Hasilnya:
5₁₆ + 3₁₆ = 8₁₆
Contoh 2: A + 5
Ingat:
A = 10
Maka:
10 + 5 = 15
15 dalam hexadesimal adalah F.
A
+ 5
---
F
Jadi:
A₁₆ + 5₁₆ = F₁₆
Contoh 3: A + 8
A bernilai 10 dan 8 bernilai 8.
10 + 8 = 18
Karena basis hexadesimal adalah 16:
18 = 16 + 2
Maka ditulis:
A
+ 8
---
12
Jadi:
A₁₆ + 8₁₆ = 12₁₆
2. Penjumlahan Hexadesimal dengan Carry
Contoh:
2A
+ 15
----
Mulai dari digit paling kanan:
A + 5
A = 10, sehingga:
10 + 5 = 15 = F
Kemudian:
2 + 1 = 3
Jadi:
2A
+ 15
----
3F
Hasilnya:
2A₁₆ + 15₁₆ = 3F₁₆
Contoh dengan carry
2F
+ 1D
----
Digit paling kanan:
F + D
Nilainya:
15 + 13 = 28
Karena:
28 = 16 + 12
Maka:
28 desimal = 1C hexadesimal
Tuliskan C dan carry 1.
Kemudian:
2 + 1 + 1 = 4
Sehingga:
2F
+ 1D
----
4C
Jadi:
2F₁₆ + 1D₁₆ = 4C₁₆
3. Pengurangan Bilangan Hexadesimal
Pengurangan hexadesimal juga hampir sama dengan pengurangan desimal.
Perbedaannya adalah ketika kita harus meminjam, nilai yang dipinjam adalah 16, bukan 10.
Contoh 1: 9 – 4
9
- 4
---
5
Jadi:
9₁₆ - 4₁₆ = 5₁₆
Contoh 2: F – 7
F = 15 desimal.
15 - 7 = 8
Maka:
F
- 7
---
8
Jadi:
F₁₆ - 7₁₆ = 8₁₆
4. Pengurangan dengan Meminjam
Perhatikan contoh berikut:
32
- 1A
----
Mulai dari digit paling kanan:
2 - A
Tidak bisa karena:
2 < A
Maka kita harus meminjam 1 dari digit sebelah kiri.
Dalam hexadesimal, 1 yang dipinjam bernilai:
16
Sehingga:
2 + 16 = 18
Kemudian:
18 - 10 = 8
Jadi digit terakhir adalah:
8
Digit sebelah kiri sebelumnya adalah 3. Karena sudah meminjam 1:
3 - 1 = 2
Maka:
32
- 1A
----
18
Jadi:
32₁₆ - 1A₁₆ = 18₁₆
5. Contoh Penjumlahan Hexadesimal
Soal 1
1A
+ 2B
----
Hitung dari kanan:
A + B
A = 10 dan B = 11.
10 + 11 = 21
21 desimal = 15 hexadesimal.
Maka:
21 = 16 + 5
Tulis 5 dan carry 1.
Kemudian:
1 + 2 + 1 = 4
Hasil:
1A
+ 2B
----
45
Jadi:
1A₁₆ + 2B₁₆ = 45₁₆
6. Contoh Pengurangan Hexadesimal
Soal 2
5C
- 2F
----
Digit kanan:
C - F
C = 12 dan F = 15.
Karena 12 lebih kecil dari 15, kita meminjam 1 dari digit 5.
C + 16 = 28
Kemudian:
28 - 15 = 13
13 dalam hexadesimal adalah D.
Digit kiri:
5 - 1 - 2 = 2
Maka:
5C
- 2F
----
2D
Jadi:
5C₁₆ - 2F₁₆ = 2D₁₆
7. Cara Cepat Mengingat
Pada penjumlahan, jika hasil ≥ 16:
hasil - 16 → digit yang ditulis
carry 1 → digit berikutnya
Pada pengurangan, jika angka yang dikurangi lebih kecil:
pinjam 1 dari digit sebelah kiri
1 pinjaman = 16
Kesimpulan
Penjumlahan dan pengurangan hexadesimal menggunakan konsep yang sama seperti sistem bilangan desimal, tetapi menggunakan basis 16.
Hal terpenting yang perlu diingat:
A = 10
B = 11
C = 12
D = 13
E = 14
F = 15
Untuk penjumlahan:
Jika hasil ≥ 16 → lakukan carry
Untuk pengurangan:
Jika tidak cukup → pinjam 1 yang bernilai 16
Contoh penting:
2F + 1D = 4C
32 - 1A = 18
1A + 2B = 45
5C - 2F = 2D