1. Keamanan Data (Paling Fatal)
- Web proxy tidak bisa handle HTTPS
- Kalau dipaksa (redirect aneh / SSL hack):
- Bisa merusak koneksi
- Potensi kebocoran data
- Browser modern bisa menganggap jaringan tidak aman
Untuk lingkungan sekolah / kantor → risk tinggi
2. Router Jadi Berat & Lemot
Web proxy jalan di CPU & RAM router.
Akibatnya:
- Router cepat panas
- CPU 100%
- Internet drop
- Router bisa hang / reboot sendiri
Apalagi di:
- RB kecil
- User banyak
- Traffic video
3. Sudah Tidak Relevan (Teknologi Lama)
Fakta sekarang:
- 95% website pakai HTTPS
- Facebook, YouTube, IG pakai HSTS
- Web proxy nggak kepakai tapi tetap makan resource
Makanya:
Banyak ISP & network engineer sudah meninggalkan web proxy
4. Bisa Jadi Lubang Serangan
Kalau:
- Port proxy terbuka
- Salah access rule
- Cache aktif
Maka:
- Bisa disalahgunakan sebagai open proxy
- Router kamu bisa dipakai untuk:
- Spam
- Akses ilegal
- Attack pihak lain
Ini bahaya serius
Kapan Web Proxy MASIH Aman Dipakai?
✔️ Aman kalau:
- Hanya untuk testing / belajar
- Jaringan kecil (1–2 PC)
- HTTP internal (local web)
❌ TIDAK aman kalau:
- Untuk blokir HTTPS
- Dipakai di sekolah/kantor aktif
- User banyak
- Router spesifikasi kecil