Tujuan Pembelajaran
Setelah mengikuti materi ini, peserta dapat:
- Membuat topologi jaringan sederhana di Cisco Packet Tracer
- Menghubungkan komputer ke router menggunakan kabel
- Mengatur IP Address pada setiap perangkat
- Melakukan konfigurasi dasar router
- Melakukan uji koneksi antar komputer menggunakan perintah
ping
🧩 1. Topologi Jaringan
Topologi yang akan digunakan:
PC0 (192.168.1.2) ---- (G0/0) Router (G0/1) ---- (192.168.2.2) PC1
Detail Perangkat:
| Perangkat | Interface | IP Address | Subnet Mask | Keterangan |
|---|---|---|---|---|
| PC0 | – | 192.168.1.2 | 255.255.255.0 | Jaringan 1 |
| Router | G0/0 | 192.168.1.1 | 255.255.255.0 | Terhubung ke PC0 |
| Router | G0/1 | 192.168.2.1 | 255.255.255.0 | Terhubung ke PC1 |
| PC1 | – | 192.168.2.2 | 255.255.255.0 | Jaringan 2 |
2. Langkah-Langkah Konfigurasi
🔹 Langkah 1: Siapkan Topologi
- Buka Cisco Packet Tracer.
- Tambahkan perangkat:
- 1 Router (misal:
Router 1841) - 2 PC (
PC0danPC1)
- 1 Router (misal:
- Gunakan cable straight-through:
- PC0 → Router port
GigabitEthernet0/0 - PC1 → Router port
GigabitEthernet0/1
- PC0 → Router port
🔹 Langkah 2: Atur IP Address pada PC
- Klik PC0 → Desktop → IP Configuration
- IP Address:
192.168.1.2 - Subnet Mask:
255.255.255.0 - Default Gateway:
192.168.1.1
- IP Address:
- Klik PC1 → Desktop → IP Configuration
- IP Address:
192.168.2.2 - Subnet Mask:
255.255.255.0 - Default Gateway:
192.168.2.1
- IP Address:
🔹 Langkah 3: Konfigurasi Router
Klik pada Router → CLI, lalu ketik perintah berikut satu per satu:
Router> enable
Router# configure terminal
! Aktifkan interface ke PC0
Router(config)# interface gigabitEthernet0/0
Router(config-if)# ip address 192.168.1.1 255.255.255.0
Router(config-if)# no shutdown
Router(config-if)# exit
! Aktifkan interface ke PC1
Router(config)# interface gigabitEthernet0/1
Router(config-if)# ip address 192.168.2.1 255.255.255.0
Router(config-if)# no shutdown
Router(config-if)# exit
! Simpan konfigurasi
Router(config)# end
Router# write memory
✅ Keterangan:
no shutdowndigunakan untuk mengaktifkan port router.write memoryuntuk menyimpan konfigurasi agar tidak hilang setelah restart.
🔹 Langkah 4: Uji Koneksi
Sekarang kita uji apakah dua komputer bisa saling terhubung.
- Klik PC0 → Desktop → Command Prompt
Ketik:ping 192.168.2.2 - Jika konfigurasi benar, hasilnya akan:
Reply from 192.168.2.2: bytes=32 time<1ms TTL=128
Artinya koneksi antar dua PC sudah berhasil melalui router.
3. Troubleshooting (Jika Gagal Ping)
Jika ping gagal, periksa:
- Kabel benar (gunakan Straight-Through, bukan Cross-Over).
- Port router sudah aktif (
no shutdown). - IP Address tidak salah tulis.
- Default Gateway pada PC sesuai IP router di interface masing-masing jaringan.
4. Kesimpulan
- Router digunakan untuk menghubungkan dua jaringan yang berbeda.
- Setiap interface router harus diberi alamat IP yang sesuai dengan jaringan yang terhubung.
- Komputer dapat berkomunikasi antar jaringan melalui router bila pengalamatan IP dan gateway sudah benar.