Innalillahi wa inna ilaihi raji’un.
Keluarga Besar Puskom Pati menyampaikan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya sahabat sekaligus keluarga besar kami,
Mas Karyo
Korwil Puskom Tangerang
Kepergian beliau menjadi duka yang mendalam bagi seluruh keluarga besar Puskom Pati. Sosok Mas Karyo dikenal sebagai pribadi yang ramah, rendah hati, penuh semangat dalam menjalin silaturahmi, serta memiliki dedikasi yang tinggi dalam setiap kegiatan organisasi.

Semoga segala amal ibadah beliau diterima oleh Allah SWT, segala dosa dan khilafnya diampuni, dilapangkan alam kuburnya, diberikan cahaya serta kenikmatan di alam barzakh, dan ditempatkan di tempat terbaik di sisi Allah SWT.
Rasulullah SAW bersabda:
“Sesungguhnya kita adalah milik Allah dan kepada-Nya kita akan kembali.”
Sebagai sesama muslim, kita hanya dapat mendoakan semoga Allah SWT memberikan rahmat, maghfirah, dan husnul khatimah kepada almarhum.
Ada sebuah ungkapan yang sering kita dengar, bahwa hari Selasa banyak menjadi hari berpulangnya para ulama dan orang-orang saleh. Semoga hal tersebut menjadi pertanda baik bagi almarhum, bahwa Allah SWT memanggil beliau dalam keadaan yang diridhai-Nya. Aamiin Ya Rabbal ‘Alamiin.
Kepada keluarga yang ditinggalkan, semoga Allah SWT memberikan ketabahan, kesabaran, keikhlasan, serta kekuatan dalam menghadapi musibah ini. Semoga setiap tetes air mata menjadi penghapus dosa dan diganti dengan pahala serta keberkahan.
Selamat jalan, dulur…
Terima kasih atas kebersamaan, persaudaraan, dan pengabdian yang telah diberikan selama ini. Kenangan baik dan semangatmu akan selalu menjadi bagian dari perjalanan keluarga besar Puskom Pati.
Al-Fatihah.
Tentang Puskom Pati
Puskom Pati merupakan wadah silaturahmi dan kebersamaan yang menjunjung tinggi nilai persaudaraan, gotong royong, serta kepedulian antaranggota. Dalam setiap suka maupun duka, keluarga besar Puskom Pati senantiasa hadir untuk saling menguatkan dan mendoakan.
🌐 Website: www.puskompati.org
Keluarga Besar Puskom Pati
“Persaudaraan adalah warisan yang tak pernah lekang oleh waktu.”