Membuat Tabel untuk Use Case Admin Mengelola Data Master dan Mengelola Data User

Paket Kursus Java Script di Rumah Belajar Komputer YMII Cileungsi

Berikut tabel berdasarkan use case pada gambar (Admin mengelola Data Master dan Data User):

Tabel Use Case Sistem

NoAktorUse CaseDeskripsiInputOutput
1AdminMengelola Data MasterAdmin dapat menambah, mengubah, menghapus, dan melihat data master sistemData kategori, data buku, data anggota, dllData master tersimpan dan terupdate
2AdminMengelola Data UserAdmin dapat menambah, mengubah, menghapus akun user serta mengatur hak aksesUsername, password, level userData user tersimpan dan hak akses diperbarui

Tabel Hak Akses Admin

NoFiturTambahEditHapusLihat
1Data Master
2Data User

Tabel Kandidat Database

NoNama TabelFungsi
1usersMenyimpan data pengguna
2rolesMenyimpan level akses
3data_masterMenyimpan data utama sistem
4log_aktivitasMenyimpan riwayat aktivitas admin

1. Struktur Tabel Database

Tabel roles

Menyimpan level hak akses.

FieldTypeKeterangan
id_roleINT PK AIPrimary Key
nama_roleVARCHAR(50)Admin, Petugas

Tabel users

Menyimpan data user sistem.

FieldTypeKeterangan
id_userINT PK AIPrimary Key
namaVARCHAR(100)Nama user
usernameVARCHAR(50)Login
passwordVARCHAR(255)Password
id_roleINT FKRelasi ke roles
statusENUM(‘Aktif’,’Nonaktif’)Status akun

Tabel kategori

Data master kategori buku.

FieldType
id_kategoriINT PK AI
nama_kategoriVARCHAR(100)

Tabel penerbit

Data master penerbit.

FieldType
id_penerbitINT PK AI
nama_penerbitVARCHAR(100)
alamatTEXT

Tabel buku

Data master buku.

FieldType
id_bukuINT PK AI
judulVARCHAR(150)
pengarangVARCHAR(100)
tahun_terbitYEAR
stokINT
id_kategoriINT FK
id_penerbitINT FK

Tabel Use Case: Mengelola Data Anggota oleh Admin

NoAktorUse CaseDeskripsiInputProsesOutput
1AdminMenambah Data AnggotaAdmin menambahkan anggota baru ke sistemNama, alamat, no hp, email, jenis kelaminSimpan data anggotaData anggota baru tersimpan
2AdminMelihat Data AnggotaAdmin melihat daftar seluruh anggotaKata kunci pencarianMenampilkan data anggotaDaftar anggota tampil
3AdminMengubah Data AnggotaAdmin mengedit data anggota yang sudah adaPerubahan data anggotaUpdate data anggotaData anggota berhasil diperbarui
4AdminMenghapus Data AnggotaAdmin menghapus data anggotaID anggotaHapus dataData anggota terhapus
5AdminMencari Data AnggotaAdmin mencari anggota tertentuNama / ID anggotaProses pencarianData anggota ditemukan
6AdminCetak Kartu AnggotaAdmin mencetak kartu anggota perpustakaanID anggotaGenerate kartuKartu anggota tercetak

Tabel Struktur Data Anggota

FieldTypeKeterangan
id_anggotaINT PK AIID anggota
nama_anggotaVARCHAR(100)Nama lengkap
jenis_kelaminENUM(‘L’,’P’)Jenis kelamin
alamatTEXTAlamat
no_hpVARCHAR(15)Nomor HP
emailVARCHAR(100)Email
tgl_daftarDATETanggal daftar
statusENUM(‘Aktif’,’Nonaktif’)Status anggota

Hak Akses Admin

FiturTambahEditHapusLihatCetak
Data Anggota

Use Case Diagram

Activity Diagram
Activity Diagram adalah salah satu diagram dalam UML (Unified Modeling Language) yang digunakan untuk menggambarkan alur kerja (workflow) atau proses aktivitas dari suatu sistem. Diagram ini menunjukkan langkah-langkah kegiatan dari awal hingga akhir beserta keputusan yang mungkin terjadi.
Activity diagram sangat berguna untuk menjelaskan proses bisnis, sistem informasi, aplikasi, dan prosedur kerja.
Tujuan Activity Diagram:
Menjelaskan proses kerja sistem.
Menampilkan urutan aktivitas.
Menunjukkan keputusan atau percabangan.
Mempermudah analisis sistem.
Menjadi dokumentasi pengembangan sistem.

Fungsi Activity Diagram
Berikut fungsi utama activity diagram:
Menggambarkan alur proses bisnis.
Menjelaskan interaksi pengguna dengan sistem.
Menunjukkan proses paralel atau bersamaan.
Menjelaskan logika sistem.
Membantu programmer membuat program.
Simbol-Simbol dalam Activity Diagram
Komponen diagram aktivitas
Berikut penjelasan mengenai komponen yang ada pada activity diagram:
Start Point (Titik Mulai): Menggambarkan lingkaran hitam kecil yang menandakan sebagai status awal atau titik mulai dari aktivitas dalam sebuah diagram.
Activity (Aktivitas): Tindakan yang dilakukan pada sistem, biasanya dimulai dengan kata kerja yang menggambarkan sebuah aktivitas.
Decision (Percabangan): Titik yang menunjukkan kondisi dengan beberapa jalur alternatif dalam sebuah transisi.
Synchronization: Terdiri dari fork (memecah aktivitas menjadi paralel) dan join (menggabungkan kembali sebuah aktivitas paralel).
Merge: Menggabungkan alur yang dapat dibagi menjadi ke beberapa bagian.
Swimlanes: Diagram dibagi ke dalam beberapa bagian menjadi kolom atau baris untuk menunjukkan tanggung jawab objek dalam aktivitas.
Transition: Dapat menunjukkan alur dari sebuah aktivitas sebelumnya ke aktivitas selanjutnya.
End State (Notasi Akhir): Simbol bull’s eye menjadi penanda bahwa proses telah selesai.

Alur Pustakawan untuk Mengelola Data User dan Melayani Anggota
1. Use Case: Mengelola Data User
Aktor: Pustakawan
Tujuan: Mengatur data pengguna sistem perpustakaan agar selalu valid dan terbarui.
Alur Utama:
Pustakawan login ke sistem perpustakaan.
Sistem menampilkan menu utama.
Pustakawan memilih menu Data User.
Sistem menampilkan daftar user.
Pustakawan dapat melakukan:
Menambah data user baru
Mengubah data user
Menghapus data user
Mencari data user
Setelah proses selesai, sistem menyimpan perubahan data.
Sistem menampilkan notifikasi bahwa data berhasil diperbarui.
Alur Alternatif:
Jika data yang diinput tidak lengkap, sistem menampilkan pesan error.
Jika username sudah digunakan, sistem meminta input ulang.

2. Use Case: Melayani Anggota
Aktor: Pustakawan
Tujuan: Memberikan pelayanan kepada anggota perpustakaan terkait peminjaman, pengembalian, dan informasi buku.
Alur Utama:
Anggota datang ke perpustakaan.
Pustakawan login ke sistem.
Pustakawan memilih menu Pelayanan Anggota.
Pustakawan menerima permintaan anggota, seperti:
Peminjaman buku
Pengembalian buku
Perpanjangan masa pinjam
Pencarian informasi buku
Pustakawan memasukkan data anggota atau scan kartu anggota.
Sistem memproses permintaan.
Sistem menampilkan hasil proses.
Pustakawan menyerahkan buku / bukti transaksi kepada anggota.
Alur Alternatif:
Jika buku sedang dipinjam orang lain, sistem memberi notifikasi tidak tersedia.
Jika anggota terlambat mengembalikan, sistem menampilkan denda.
Jika kartu anggota tidak aktif, pelayanan ditolak sementara.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *